Words

Hari ini adalah hari ulang tahunmu. Anehnya, aku malah teringat dengan hari ulang tahunku.

Di tanggal tersebut sepuluh tahun lalu sebuah paket ringan bersampul coklat datang ke tempatku. Paket itu darimu,Β  bertuliskan nama dan kota tempat di mana aku meninggalkanmu setahun sebelumnya. Tanpa menunggu lama kurobek sampul coklatnya. Well, kau tahu aku bukan wanita yang sabar. Dan aku tertawa terbahak. Meluncur di tanganku : Jean Paul SartreΒ  – “Kata-Kata”.

Kau tahu, yang paling kuingat adalah ketidakmampuanmu berkata-kata tentang perasaanmu. Satu tahun yang kita lewati sebelumnya mungkin hanya dipenuhi kata-kata rayuan dan pujian dariku akan dirimu. Sayang, waktu itu aku memang menggombal. Tapi aku menggombal dengan ikhlas. Dan percayalah, aku memilih untuk duduk selalu di bangku belakangmu karena aku memang suka melihat punggungmu.

Maka saat kau berkata bahwa yang paling membahagiakanmu adalah menari di tengah hujan bersamaku, aku tahu kalau kau mengatakan yang sebenarnya. Yang kusesali justru adalah kata-kataku yang kerap membawamu ke atas awan dan menghempaskanmu lagi ke dasar bumi yang paling dalam.

Kau, pria yang kutinggalkan sepuluh tahun lalu. Bila sampai pada suatu waktu kau membaca tulisan ini, tidak peduli kau mengatakannya atau tidak, kau selalu dapat mengandalkanku untuk membaca pikiranmu.

15 thoughts on “Words

  1. karena aku bukan pria sepuluh tahun-mu yang lalu itu, berarti tak perlulah membaca pikiranku, iya kan Reva? hehehe… πŸ˜€

  2. aaaah kenangan…

    semoga dia pun mengingatmu setiap kali penanggalan berganti ke angka lima di bulan agustus ya? πŸ™‚

  3. Kenangan…. 😐

  4. HHHmmmm …
    sedang apa dia sekarang ?
    sudah pintar berkata-kata kah dia ?

    salam saya

  5. Wow, tulisan singkat yang sangat ‘Lee’ …
    Gak heran kalau para lelaki itu jatuh berdebum di depan kakimu … πŸ™‚


  6. Kelihatan kok, kalo Lee ini suka ngegombal..
    Ha..ha..ha..
    ..

  7. aw..aw..aw…
    ngeri kali bisa baca pikiran orang…..
    huu…keren….

  8. mantappp n sadesssssssss

  9. Waduh…. bisa membaca pikiran orang?
    berarti kamu bisa tahu, pikiranku lagi bunek banyak utang? lagi rencana gaet brondong? lagi ngarep kecipratan hasil korupsian tetangga sebelah? waa…. *lho…malah ngaku…

  10. 10 thn yang lalu? well…waktu bergulir ya mbak…

    selamat berpuasa mbak reva…maafin kalo diriku ada salah ya…muach!

  11. Wah, setelah 10 tahun dan kamu masih mengingatnya… Must be very special moments back then.. πŸ™‚

  12. Cerita yang detail dong, Va! *diclurit*

  13. saya suka tulisan ini, nyastra tapi ndak berat, jenis yang selalu gagal saya buat, maklum ndak mbakat nyastra πŸ˜†

  14. ciee… yang lagi terbawa kenangan.
    trus sekarang dia dimana Lee?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s